Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas untuk Percepat Ekonomi Lampung

Jumat, 18 September 2026 | September 18, 2026 WIB Last Updated 2026-09-19T03:58:17Z

 

BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong percepatan hilirisasi komoditas unggulan daerah sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan nilai tambah hasil produksi Lampung.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Mirza saat menghadiri pembukaan Lampung Begawi x Siger Fest 2026 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung di Lampung City Mall, Jumat (18/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Mirza menyampaikan bahwa Lampung memiliki posisi penting sebagai salah satu daerah penghasil pangan strategis. Produksi gabah atau padi Lampung disebut mencapai sekitar 3,5 juta ton, sementara daerah ini juga menjadi salah satu pemasok jagung untuk kebutuhan industri unggas dan telur di Pulau Jawa.

Lampung juga memiliki sejumlah komoditas unggulan lain, termasuk tapioka, kopi, lada, dan gula. Potensi tersebut dinilai perlu diikuti dengan pengembangan industri pengolahan agar komoditas tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah.

Menurut Mirza, hilirisasi menjadi bagian penting dari strategi pembangunan ekonomi Lampung. Saat ini, ia menyebut baru sekitar 30 persen komoditas Lampung yang telah melalui proses hilirisasi. Karena itu, pemerintah daerah ingin memperluas pengolahan komoditas, baik melalui industri di kawasan perdesaan maupun industri manufaktur berskala lebih besar.

Pengembangan di tingkat desa antara lain diarahkan pada pengolahan hasil pertanian dan perkebunan, seperti pengembangan pakan ayam lokal serta pengolahan pascapanen kopi dan kakao.

Sementara pada skala yang lebih besar, pemerintah mendorong pengembangan kawasan industri manufaktur yang mampu mengolah komoditas Lampung menjadi produk dengan nilai ekonomi lebih tinggi.

Mirza menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan tata niaga. Menurutnya, dibutuhkan kolaborasi, inovasi, kreativitas, investasi, serta penguatan hilirisasi agar pertumbuhan ekonomi memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas A.M. Djiwandono turut menyoroti pentingnya hilirisasi dan investasi. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Lampung pada triwulan II 2026 mencapai 5,29 persen, yang menempatkan Lampung sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tinggi di Sumatera.

Bank Indonesia juga mendorong pengembangan UMKM Lampung melalui penguatan kemitraan usaha, peningkatan kapasitas dan kualitas produk, serta perluasan akses pembiayaan. Komoditas seperti kopi, olahan pisang, dan wastra juga diarahkan agar semakin mampu masuk ke rantai pasok yang lebih luas, termasuk pasar ekspor.

Melalui penguatan hilirisasi, pemerintah berharap komoditas unggulan Lampung tidak berhenti sebagai bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi produk bernilai tambah sehingga manfaat ekonominya dapat semakin banyak dirasakan masyarakat daerah.

Sumber: RilisInfo.com, “Percepat Ekonomi Lampung: Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan”.
Referensi tambahan: Pemerintah Provinsi Lampung dan ANTARA News Lampung.

×
Berita Terbaru Update